Okky Agassy Firmansyah

Okky Agassy Firmansyah

Selasa, 04 Oktober 2016

Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Saya pernah membaca sebuah artikel, dimana disitu disebutkan. salah seorang Sahabat Nabi Muhammad SAW berkata : 
“Aku tidak peduli dengan keadaan senang susah dan sedihku, karena aku tidak tahu mana yang lebih baik untuk ku, menurut Rabb ku”
Ya! memang benar sekali apa yang dikata oleh Sahabat Nabi tersebut. hal tersebut sangat linier dengan apa yang dikatan di Al-Quran surah Al-Baqoroh ayat 216. 
“apa yang menurut kita baik, belum tentu baik menurut Allah. dan begitu pula sebaliknya. apa yang menurut kita buruk, mungkin itu lebih baik untuk kita”
——
realitanya kita hanyalah manusia biasa. membalikkan bumi, membuat tsunami saja Allah mudah, apalagi membolak balikkan hati kita? iya kan?
lalu kemaren hari aku membca artikel dari sebuah repost tumblr
cuplikannya : 
“ Ketika ijazah S1 sudah di tangan, teman temanmu yang lain sudah berpenghasilan, sedangkan kamu, dari pagi hingga malam sibuk membentuk karakter bagi makhluk yang akan menjadi jalan surga bagi masa depan.
Mainkan saja peranmu, dan tak ada yang tak berguna dari pendidikan yang kau raih, dan bahwa rezeki Allah bukan hanya tentang penghasilan kan? Memiliki anak-anak penuh cinta pun adalah rezeki-Nya. 
Ketika hari-hari masih sama dalam angka menanti, menanti suatu bahagia yang katamu bukan hanya untuk satu hari dan satu hati.
Mainkan saja peranmu sambil perbaiki diri semata-mata murni karena ketaatan pada-Nya hingga laksana Adam yang menanti Hawa di sisi.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan? 
Taat yang dalam suka maupun tidak suka.
Taat yang bukan tanpa keluh, namun mengupayakan agar keluh menguap bersama doa-doa yang mengangkasa menjadikan kekuatan untuk tetap taat.
Mainkan saja peranmu, dalam taat kepada-Nya, dan karena-Nya.”
———–
apa yang bisa kita pahami dari beberapa mukadimah yang saya sebutkan diatas?
—————–
kita hanya manusia biasa. dimana frekuensi iman kita itu fluktuatif. kadang diatas dan dibawah. mari selalu berusaha untuk menjadi yang lebih baik dari hari kemarin. 
belajar untuk selalu percaya “Rencana Allah Selalu Indah Pada Waktunya”
jika memang sekarng masih belum dipertemukan dengan jodoh, ataupun sekarang sedang dilanda masalah hati. Percaya saja, 
“mungkin dia dihadirkan dengan tujuan yang lain. Ditujukan agar kita selalu senantiasa belajar bersyukur, selalu  senantiasa belajar  berharap hanya kepada Satu, Allah Azza wa Jalla. bukan makhlukNya. “
Semangat REKK!!!! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar