Okky Agassy Firmansyah

Okky Agassy Firmansyah

Jumat, 24 Oktober 2014

Bimo dan Bunga



aku cinta kamu
tapi kamu tak cinta aku
ku tak pernah tahu apa salahku
hingga kamu tak suka aku
tak mau aku
mungkin di matamuaku tak pantas untukmu
tapi tak mengapa
aku sadari kekuranganku ini
reff:
aku rela oh aku rela
bila aku hanya menjadi
selir hatimu untuk selamanya
oh aku rela ku rela
aku sudah bilangku kan terus mengagumiku kan terus cinta
terus merindu
meski kau diam saja
kau diam saja

Dan hari itu si bimo terus mendengarkan lagu karangan musisi beken Ahmad Dhani. Entah kenapa bimo begitu murung beberapa hari ini. Apakah dia sedang menyesuaikan keadaan hatinya dengan keadaan cuaca yang sedang mendung diluar? Dengan awan – awan gelap yang menggelayut siap untuk meneteskan air mataNYA dari langit. Ternyata bukan, usut punya usut, ternyata si bimo lagi terkena penyakit hati, yang namanya “galau” .
----------------------
Namanya bunga, anak SMA kelas 3 di kota cucuk, parasnya sederhana namun manis, aktif, dan mempunyai senyuman seindah bunga di pagi hari. Bimo merupakan alumnus dari SMA yang sekarang dibuat belajar bunga. Awal perkenalan mereka terjadi pada sebuah acara yang melibatkan siswa aktif dan para alumnus yang diundang.
Pada awalnya memang biasa, hanya sekadar hubungan adik – kakak yang saling membagi informasi dan saling bertukar cerita tentang dunianya masing – masing. Tapi akhirnya menjadi tak biasa pada bimo.
T : ...Hallo Mas ..
K : Hallo, ini siapa ya?
T : Inisial T
T : Adek kecil mas , hehe
K : T, siapa ya?
T : Dek Bunga mas,  hehe..
“duh, ini dek bunga sungguhan? Ya ampun seneng rek” ungkap bimo dalam hati
Setelah perkenalan mereka di “dunia maya” itu, komunikasi mereka berlanjut, setiap hari, hingga setiap waktu kosong. Dari mulai menyapa “selamat pagi dek ”, hingga “selamat beristirahat mas ”, sudah mereka lalui lewat chat yang berada pada hp android itu..
Di satu waktu, saat bimo ada kegiatan di kampus, hp android bimo terjatuh dan pecah. Sebenarnya bukan pecah terbelah dua seperti semangka, tapi retak, dan retak itu mengakibatkan eror yang cukup fatal hingga membuat hp bimo tak bisa menyala kembali. Karena kecelakaan ini, hubungan komunikasi bimo dan dek bunga menjadi terputus sementara.
“duh gimana ini, hp pecah, dek bunga gimana ya? Apa tak sms?” gumam bimo dalam hati.
Dan akhirnya dia mencoba untuk sms dek bunga,
“hallo dek bunga, hehe..ini mas bimo, maaf hp lagi pecah”
“oh mas bimo, gpp mas”
“lagi ngapain sekarang dek?”
*ngiiiiiiing....... (tanpa balas)
“lha kok gak dibalas?” Gumam bimo,
Sekian hari bimo terus sms kepada dek bunga, dan hasilnya sama, satu sms dibalas dan keduanya “nothing”, akhirnya bimo mengambil konklusi,
“mungkin dek bunga nggak mau smsan, beda operator mahal, hehe”.
Karena keadaan tidak mendukung, aplikasi chat di hp android tidak bisa berfungsi, sms pun juga tidak bisa, maka bimo memutuskan untuk tidak melakukan contact untuk sementara waktu dengan dek bunga,
“chat off, sms tulisannya not responding, telpon nggak diangkat, malah yang ngangkat itu cewek lain sama jawabannya nggak enakin ati pula ‘maaf pulsa anda tidak mencukupi untuk melakukan panggilan’, eh. Yaudah deh, kita nggak nyambung dulu dek bunga, kita sementara waktu pakek telepati hati aja ye, haha” sambil tertawa kecil bimo berbicara lirih.
Dua minggu berlalu ---
Kabar burung dari burung ke burung, dari temannya burung ke temannya pemelihara burung, ternyata kabar terbaru terdapat aplikasi emulator android untuk pc, alhasil bimo pun mulai mencoba emulator tersebut untuk segera mengaktifkan kembali komunikasinya dengan dek bunga.
“ada emulator? Yes sekarang waktunya komunikasi dengan dek bunga on lagi
Karena lingkungan dengan teknologi yang berkembang, bimo dengan mudah menginstall dan mendapatkan aplikasi emulator android tersebut. Senang bukan main akhirnya bimo bisa mengaktifkan akun chat yang sudah terkubur selama tiga ratus tiga puluh enam jam tersebut.
Pada awal bimo membuka akun aplikasi chatnya, dia mendapati pesan baru, dan itu dari dek bunga!
“hallo mas, senangnya bisa menyikapi ulangan kimia dengan senyuman
Lemon tree.mp3 was recieved
Bimo membaca pesan baru yang telah mengendap 5 hari itu dengan senyum kecil yang mengembang di wajahnya, tapi masih ada penasaran dibenakknya, apa lagu yang dikirim oleh dek bunga, yang judulnya lemon tree.
Karena penasaran apa maksud dek bunga mengirim ini, bimo mencoba untuk surfing di internet mengenai liriknya,
“ah, ini dia liriknya ! yey”
I’m sitting here in the boring room
It’s just another rainy Sunday afternoon
I’m wasting my time
I got nothing to do
I’m hanging round
I’m waiting for you
But nothing ever happens and i wonder
“ah, ini liriknya? Apa maksudnya ya? Bener nggak sih lagu itu mencerminkan orang yang mendengarkannya? I’m wating for you? Eh, hehe”, seperti orang agak gila, bimo tersenyum-senyum sumringah sendiri didepan laptopnya.
Setelah tragedi lagu itu, bimo mulai termotivasi untuk memperoleh hp androidnya kembali, agar bisa komunikasi lagi tentunya dengan dek bunga.
Lama waktu berselang, sebulan kemudian bimo memutuskan untuk mengeluarkan semua isi tabungannya dan membeli hp android versi baru.
“hallo dek, apa kabar ?
Itu chat pertama bimo kepada dek bunga dengan hp barunya, tentunya dengan wajah sumringah bimo memulai chat tersebut. Tetapi dibalik wajah sumringah bimo, terdapat beban yang sedikit bertambah, yaitu bimo harus setidaknya lebih tirakat menghemat uang untuk hidup selama sebulan kedepan, karena uang tabungannya habis untuk beli hp baru – nasib.
1 bulan berlalu ---
Setelah mempunyai alat komunikasi lagi, hubungan antara bimo dan dek bunga bisa dibilang cukup dekat. Apa dikata jika setiap hari bertanya kabar, dan memberi semangat di setiap waktunya, siapa tidak dekat coba?
Bulan ini merupakan bulan liburnya para mahasiswa perantuan kembali ke kotanya, walaupun satu minggu untuk merayakan natal dan tahun baru. Tak terkecuali bimo yang juga lembali ke  kota asalanya, cocok.
Hari ini tanggal 25 desember, yaitu hari raya umat kristiani. Seperti biasa, bimo memulai chatnya dengan dek bunga pada malam harinya. Tak tau sebenarnya apa yang terjadi, tiba – tiba dek bunga berkata sesuatu ke bimo
“mas, aku besok ulang tahun lho”
Bimo hanya tercengan ini membacanya,
“lho ya dek? Beneran?”
“hehe..iya mas, beneran kok, cuman beberapa aja yang tau, nggak tak publish”
Apa mau dikata, bimo hanya diam untuk sementara waktu, nggak tau harus berbuat apa. Biasanya jika seseorang yang kita sukai ulang tahun, kita pasti akan memebrikan sesuatu yang istimewa bukan?
Akhirnya setelah kehabisan ide, bimo hanya bisa memebreikan satu benda pada malam itu, yaitu
“selamat ulang tahun ya adek kecil, semoga di beri barokah pada umur yang ini J
Sms! Ya itu sms, pada tepat jam 24.00 WIB, dengan gugup bimo mengirimkan sms itu kepada dek bunga. Haha..
Merasa perlu sesuatu lagi untuk melengkapi ulang tahun dek bunga, bimo memutar otak dan hasilnya adalah sebuah ajakan keluar. Ha!
K : “dek lagi dimana?”
T : “lagi dirumah mas”
K : “belajarkah?, hehe”
T : “hehe, enggak kok mas, lagi nganggur kok”
K : “nggak keluar dek?”
T : “Enggak mas”
K : “Kalo gitu, keluar yuk”
T : “Keluar kemana mas?”
K : “Gimana kalau makan dek?”
T : “Sampean traktir ya mas? Hehe”
K : “Gampang wah, mau?”
T : “Mau mas”
K : “Yaudah, yuk ketemu di warung bakso pemuda ya”
T : “Ok mas”
Dan akhirnya siang itu kejadian juga, “first date” bimo dengan dek bunga di warung bakso, tetapi sayangnya hanya sebentar, tak bisa lama karena dek bunga ada keperluan dengan ibundanya. Tapi tak apa, bagi bimo itu sudah lebih dari cukup.
Malam harinya, seperti biasa bimo menyapa dek bunga dengan sapaan hangatnya
K : “selamat malam adek J
T : “malam”
K : .........
Dari chat malam itu, bimo mulai merasakan perbedaan pada dek bunga, entah apa itu.
Hari demi hari berganti, hingga waktu untuk bimo kembali ke perantauan tiba, layaknya adik kakak, pamitan adalah hal yang wajar, tapi keanehan itu tetap berlanjut.
“pamit balik dulu yah, sampai jumpa di bulan depan dek bunga J
“iya mas”
Hanya sepenggal kalimat “iya mas” yang terbalas dari chat bimo, entah apa yang terjadi bimo mulai kebingungan.
Setibanya di kota perantuan, bimo mulai menghilangkan pikiran negatif akan dek bunga, bimo mencoba berbaik sangka kepada dek bunga
“mungkin dek bunga mau konsen buat uan dulu, hehe”
Karena urusan bimo dengan kampus yang padat dan juga tugas-tugas beserta praktikum yang berserakan di laboratorium, agaknya dapat melupakan dek bunga untuk sementara waktu.
------
Pada malam itu, bimo sedang pusing – pusingnya ngerjain soal dari dosen elektronika yang susahnya minta ampun, karena belum pernah mendapat pelajaran seperti itu, dan langsung disuruh untuk mengerjakan.
Maksud hati berbaik untuk menanyakan kabar pada dek bunga,
#22.00
“sudah tidur dek?”
Ternyata tanpa balas yang didapat, dan bimo hanya membiarkan chat itu menanti untuk dibalas.
Karena waktu sudah menunjukkan pukul 24.00 WIB, tugas belum kelar, teman bimo, yaitu fiqi sekarang juga lagi bermeditasi didekat bimo. Meditasinya dengan cara pegang kepala dengan kedua tangan, jari-jarinya seraya meraih mengacak-acak rambut dan kedua kaki duduk bersikap “ndongkrong”, YA! Bukan bermeditasi, lebih tepatnya Bingung gimana cara garap soalnya, haha.
dan akhinya-pun bimo memberikan ucapan selamat instirahat untuk dek bunga.
“selamat beristirahat dek J
T : “saya masih baca buku mas, belum tidur”
Bimo kaget, ternyata belum tidur si dek bunga. Tak mau melewatkan kesempatan, akhirnya bimo meneruskan chatnya
K : “baca buku apa emange dek?”
T : “buku siraman rohani mas”
K : “apa judulnya dek? ,kali-kali aku udah pernah baca”
T : “Lebih barokah tanpa pacaran ,mas”
Entah apa bimo mimpi semalam, baca chat dari dek bunga ini bagaikan tersamber gledek tujuh rupa *dar!
Seketika bimo langsung meletakkan hp androidnya di meja praktikum, dan langsung menyusul fiqi bersemedi, yaitu dengan cara pegang kepala dengan kedua tangan, jari-jarinya seraya meraih mengacak-acak rambut dan kedua kaki duduk bersikap “ndongkrong”.
“shit ! mimpi apa aku? Trus aku kudu jawab gimana?” gumam bimo sambil mengacak-acak rambutnya yang bergelombang
Tanpa pikir panjang lagi, mencoba menjadi seorang lelaki yang bijaksana, bimo membalas chat dek bunga yang terakhir
K : “oh itu dek, hmm... aku belum pernah baca yang itu, tapi yang sejenis banyak, udah pernah”
T : “*nggiiiing” (diam)
10 menit kemudian--
K : “yaudah dek, yang penting raih tujuan mu dulu sekarang , lulus dan kuliah J
T: “iya mas, fokus dulu”
Semenjak malam itu, hubungan dek bunga dan bimo sudah tidak se-bahagia yang lalu. Komunikasi hanya terkesan searah dari bimo yang masih berusaha untuk mendekati dek bunga. Tapi apa daya dek bunga yang sekarang sudah berubah menjadi cuek dengan bimo.
“kemana dek bunga yang dulu, aku bingung, ibarat dunia pancing. Dek bunga dulu sudah memeberi aku umpan, dan aku menyambutnya dengan senang hati, tetapi kenapa sekarang menjadi berubah 180 derajat kebalik, ah!, maaf jika aku salah dek, sebenarnya ingin aku melanjutkan, tapi kenapa responmu sekarang demikian, entahlah..”
---------------------------------


Tidak ada komentar:

Posting Komentar