Okky Agassy Firmansyah

Okky Agassy Firmansyah

Rabu, 17 Juli 2013

profesionalisme atau emosi di organisasi

profesionalisme di pekerjaan (khususnya) sangat diperlukan guna terciptanya atmosfir kerja yang sehat, sehingga program kerja dapat terlaksana dengan baik. misalnya penerapan saat di dunia kerja adalah profesionalisme antara suami istri dalam satu kantor atau suami dengan istri yang mempunyai partner kerja laki-laki.

disini, mulai dari aspek terkecil setidaknya kita sudah dikenalkan dengan faktor "profesionalisme" ini. penulis yakin di setiap sekolah dari SMP dan SMA mempunyai kegiatan ekstra atau intra kurikuler yang memadai baik dari aspek menjalankannya atau aspek keaktifan (mencoba menyamakan persepsi).

tapi hingga saat ini penulis kerap kali masih menemui sifat kurang profesionalisme di kalangan organisasi organisasi, bahkan pada suatu organisasi mahasiswa yang notabene sebagai kaum penggerak bangsa. kebanyakan permasalahan disini dari segi "CINTA" yang sedang menghinggapi beberapa orang. dari cinta itu muncul sifat TIDAK TEGA dalam melihat orang yang dikasihinya bekerja terlalu keras, dan akhirnya terjadilah kesenjangan dalam pembagian jobdesk suatu kegiatan..banyak sudah hal seperti itu terjadi, atau dengan adanya masalah pribadi, salah satunya nggak mau bertemu nggak mau kumpul rapat karena adanya orang yang sedang ia marahi sekarang..sungguh perilaku yang merusak suatu organisasi.

sebenarnya hal seperti itu wajar, karena kita sudah dewasa sekarang, sudah  mulai mengerti rasa akan lawan jenis. Tapi ya tidak seterusnya demikian. Ada kalanya kita harus mengendalikan Emosi akan HATI dan CINTA dalam kegiatan. jika tidak maka yang paling banyak akan merugi yaitu organisasi itu sendiri. Dengan ancaman Gagalnya suatu kepengurusan, Gagalnya suatu Acara , dan lain-lain..

oke guys, maka belajarlah untuk mengerti akan Emosi dan Profesi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar