Okky Agassy Firmansyah

Okky Agassy Firmansyah

Kamis, 10 Januari 2013

pengkaderan spesialisasi

dan aku pulang setelah kuliah. bukan karena aku seorang mahasiswa kupu-kupu (red. KUliah PUlang- KUliah PUlang) tatapi karena aku sudah masak nasi di kos-kosan,tentunya buat makan siang, maklumlah belajar menghemat uang walaupun itu cuma beda 2 ribu jika beli lauk sama nasi,jika di komunal dalam satu bula pasti akan terkumpul uang yang banyak bukan??.  saat kembalinya ke jurusan, aku ditegur oleh temen2 cewek (umumnya) dan cowok (minoritas) karena pulang duluan. biasa, aku tak izin dulu karena ingin ku untuk menyelesaikan pekerjaan di kos cepat-cepat,lalu aku jelaskan apa alasan ku untuk pulang duluan, padahal tugas di jurusan belum kelar ku garap.

setelah kujelaskan, aku malah mendapatkan quote baru dari temen2

"cowok kok rajin gitu ya"

terlontar dari salah satu temen ku yang saat itu juga mendengarkan alasan ku kenapa aku pulang duluan.
#cuplikannya
-hey kik.darimana kok ilang?tugasmu lho.

"iya-iya,,tadi kan udah tak garap setengah bagian, tinggal dikit lagi wah..,ini mau tak lanjut lagi"

-darimana seh?-

"dari kos2an wah..makan masakan sendiri, cuci baju dll"

-ha?-

-emang kenapa?? itu kan biasa rekk, masak nasi,cuci baju dan cuci piring atau bawa bekal ke kampus-

"ya enggaklah,gue aja nggak pernah gitu"

-emang kamu biasane giimana?-

"gue aja loundry, makan juga beli ada Catring kan.ntar jadi bungkusnya tinggal buang, dan kalo bawa bekal tinggal nelpon aja di K#C cuss langsung dateng."

-oh gitu ya.seharusnya mulai dari sekarang, belajar menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik, bukannya malah memanfaatkan jasa yang ada. masak kalah sama anak cowok sih?.-

"haha, nyantai masih ada waktu dan juga belum dapet jodoh kok, haha "

-ah dasar-

muncul juga disana topiknya yaitu "cewek zaman sekarang bisa apa sih? masak kerjaan rumah aja gak doyan "*
*( red. mayoritas, jadi persepsi bukan semua anak cewek sperti di contoh)

dan seketika itu juga terlintas di benakku sebuah ide unik (red. gila atau kreatif??) untuk mengatasi problem diatas

"apa ya?? umpama tak adain pengkaderan khusus anak cewek2 yang manja ini dengan tujuan 'menjadi ibu rumah tangga impian' bertempat di kota Nganjuk dengan kurun waktu 30 hari (kayak pesantren kilat aja)"

ayolah, temen2 semoga dapat pelajaran dari sini, mari memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang sesuai, cewek ya harus bisa melakukan kegiatan cewek, dan cowok juga harus bisa melakukan kegiatan cowok, oke?

cewek pulang malam?

"hey, uwes jam piro iki kon kok durung moleh? omahmu iku adoh, kon i wedok pisan"
translate _ "hey, udah jam berapa ini kok belum pulang?rumahmu jauh, kamu itu cewek juga"

siapa yang terdengar tidak asing dengan kalimat seperti itu. terlebih lagi kalu sudah merambah dunia kampus. kayaknya cewek memang udah sama dan tidak ingin di "deferensiasi" dengan kaum lelaki. kalau di tingkat SMA atau SMP yang tinggalnya masih dengan orang tua pastinya masih terkontrol dan menuruti tanpa alasan apapun. baik memang seperti itu, karena moral dan norma yang berlaku di indonesia. kalau di kampus gimana?

"jam piro iki kon kok durung moleh??ayo kene kon tak terne moleh"
-jam berapa ini kok kamu belum pulang, ayo sini kamu tak anter pulang-

"jam 1 bengi, emange lapo??aku jek onok tugas ko jurusan ( red. /lab/organisasi/senior/kuliah/dll)"
-jam 1 malem, emang kenapa? aku masih ada tugas dari jurusan ( red. /lab/organisasi/senior/kuliah/dll)"-

"dibarne sesok wae lah, wes ndang moleh kono kon arek wadon"
-diselesaikan besok saja, sekarang segera pulang kamu anak cewek-

dan dialog berlanjut lama sampai temen laki-lakinya berkata,

"yoweslah, ndang dibarne garapanmu nduk"
-yasudah, segera di selesaikan saja tugasmu-

mungkin ada banyak lagi alibi,reason yang lebih manjur untuk mengalahkan teman yang khawatir, tentnunya dengan alasan tugas yang belum selesai adalah yang paling TOP. tidak apa-apa kalau memang benar dan dapat menjaga diri, terlebih lagi dunia kampus adalah tempat berkumpulnya dari semua berbagai daerah. khawatir?ya iyalah,....secara norma pun juga tidak setuju dengan hal seperti itu, mungkin bisa menimbulkan fitnah juga parahnya.

banyak efek negativ dan positifnya, penulis pribadi berharap temen-temen cewek disana dapat menjaga diri dari lingkungan, teman, dan sosial yang kurang baik demi keamanan dan kesuksesan di kemudia hari.

puisi sendiri?

-kesendirian-

bukan, bukan tampaknya yang sendirian
tapi memang kenyataannya seperti itu
walau terdapat teman dan sahabat
yang selalu mau menemani di kala apapun
tetap saja masih dan masih
merasa sendiri

bukan tentang seorang spesial yang mengisi hati
dan bukan pula seorang yang sedang ingin mengisi hati

hanya seorang yang ingin menemukan ketenangan
tapi tidak dan belum bisa

entah inilah yang namanya manusia
dikala ramai
ingin sendiri,
dan dikala sendiri
ingin ramai

menyendiri di dalam kamar pengap
bertiup angin non-herbal dari kipas elektrik,

berputarlah lagu-lagu bertema sendu dan menyentuh
bagaimana coba
jika ini hanya yang berlalu..

seharusnya bukan seperti ini
terbangkit dan buang
buang semua kesendirian
ini hanya semu
dan hanya semu
dan sekali lagi hanya semu

bukan, bukan diri yang sendiri
tapi hati-lah yang menegur untuk sendiri..